6 Tips Ampuh Marketing Tiktok untuk UMKM & Seller Pemula

6 Tips Ampuh Marketing Tiktok untuk UMKM & Seller Pemula

6 Tips Ampuh Marketing Tiktok untuk UMKM & Seller Pemula

6 Tips Ampuh Marketing Tiktok untuk UMKM & Seller Pemula
Ilustrasi. Sumber: pexels/cottonbro studio

Belakangan ini, rasanya sulit untuk berpaling dari fenomena TikTok. Bukan sekadar tempat hiburan, platform ini telah menjelma menjadi ‘panggung’ pemasaran yang luar biasa. Bagi UMKM dan seller pemula, TikTok menawarkan peluang besar untuk menjangkau audiens & calon pembeli secara luas tanpa membutuhkan modal iklan yang besar. Dengan memahami marketing TikTok secara tepat, pelaku usaha dapat mengikuti tren penjualan sekaligus membangun brand secara berkelanjutan.

Nah, untuk membantu Anda menangkap peluang tersebut, artikel ini membahas tips ampuh marketing TikTok yang praktis dan relevan bagi UMKM serta seller pemula. Kita juga akan mempelajari pentingnya training basic marketing sebagai fondasi strategi pemasaran digital.

Keunggulan utama TikTok terletak pada algoritmanya yang memungkinkan konten menjangkau banyak pengguna meskipun akun masih baru. Hal ini menjadikan TikTok sebagai media yang bersahabat bagi UMKM dan seller pemula yang belum memiliki basis pengikut besar.

Selain itu, karakter konten yang singkat, visual, dan autentik membuat promosi terasa lebih natural dibandingkan iklan konvensional. Jika dimanfaatkan dengan strategi yang tepat, TikTok dapat menjadi alat pemasaran yang sangat efektif.

1. Pahami Dasar Marketing Sebelum Membuat Konten

Kesalahan yang sering dilakukan seller pemula adalah langsung membuat konten tanpa memahami dasar pemasaran. Padahal, marketing TikTok tetap membutuhkan konsep yang jelas, seperti:

  • Menentukan target pasar yang spesifik
  • Memahami kebutuhan dan masalah konsumen
  • Menentukan pesan utama yang ingin disampaikan

Di sinilah peran training basic marketing menjadi penting, agar aktivitas promosi tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memiliki arah yang jelas.

2. Ikuti Tren Penjualan, Tapi Sesuaikan dengan Produk

TikTok sangat dipengaruhi oleh tren, mulai dari format video, audio, hingga gaya penyampaian. Mengikuti tren penjualan memang penting untuk meningkatkan viewers, namun konten tetap harus relevan dengan produk yang ditawarkan.

UMKM dan seller pemula sebaiknya memilih tren yang bisa dikaitkan secara alami dengan produk, sehingga pesan promosi tetap tersampaikan tanpa terkesan memaksakan.

3. Buat Konten Edukatif dan Relatable

Alih-alih langsung berjualan, fokuslah pada konten yang memberikan nilai bagi audiens. Beberapa contoh konten yang efektif antara lain:

  • Tips singkat yang berkaitan dengan produk
  • Edukasi ringan seputar masalah konsumen
  • Cerita di balik proses produksi atau pengemasan
  • Testimoni pelanggan yang disampaikan secara storytelling

Pendekatan ini membantu membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan ketertarikan produk.

4. Konsisten dalam Branding dan Pola Upload

Konsisten adalah kunci dalam marketing TikTok. Gunakan gaya visual, nada komunikasi, dan pesan yang selaras agar brand mudah dikenali. Selain itu, tentukan jadwal upload yang realistis dan konsisten, misalnya 3–4 kali seminggu.

Konsistensi ini akan membantu algoritma TikTok mengenali akun Anda sebagai kreator aktif dan relevan.

5. Gunakan Call to Action yang Sederhana

Setiap konten sebaiknya memiliki tujuan yang jelas. Gunakan call to action (CTA) sederhana seperti:

  • “Cek link di bio untuk detail produk.”
  • “Tulis di kolom komentar kalau kamu pernah mengalami ini.”
  • “Follow akun ini untuk tips lainnya.”

CTA yang tepat akan membantu mengarahkan audiens dari sekadar penonton menjadi calon pembeli.

6. Evaluasi dan Kembangkan Strategi Secara Berkala

TikTok menyediakan fitur analitik yang bisa dimanfaatkan untuk melihat performa konten. Perhatikan jenis konten yang memiliki engagement tinggi, lalu kembangkan format serupa.

Evaluasi rutin membantu UMKM dan seller pemula memahami pola perilaku audiens serta menyesuaikan strategi marketing dengan tren penjualan yang terus berubah.

Pentingnya Basic Training dalam Marketing

Meskipun TikTok terlihat mudah digunakan, strategi pemasaran yang efektif tetap membutuhkan pemahaman dasar marketing. Tanpa basic training yang memadai, konten berpotensi viral namun tidak memberikan dampak signifikan terhadap penjualan.

Dengan mengikuti training basic marketing dari Jogja Media Training (JMT), pelaku usaha akan lebih memahami cara menyusun strategi pemasaran yang terintegrasi, tidak hanya mengandalkan satu platform, tetapi membangun sistem pemasaran yang berkelanjutan.

Marketing TikTok membuka peluang besar bagi UMKM dan seller pemula untuk berkembang di era digital. Dengan memahami dasar marketing, mengikuti tren penjualan secara strategis, dan konsisten dalam eksekusi, TikTok dapat menjadi alat pemasaran yang efektif dan efisien.

Agar strategi pemasaran tidak berjalan tanpa arah, penting bagi pelaku usaha untuk membekali diri dengan training basic marketing sebagai fondasi utama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin dinamis

Untuk informasi lebih lanjut tentang training basic marketing di Jogja yang diadakan oleh JMT dapat menghubungi nomor WA berikut: 082133272164 (Isti) atau ke email cro.jogjatraining@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *